Jumat, 19 April 2013

patah hati

ini kali aku tak mau lagi ada air mata
meski rasa nyatanya jauh lebih berkuasa


aku pernah bermimpi tentang malam itu, Ayah
ya, satu lagi bentuk khayal yang bermetamorfosis
jauh lebih indah dari bentuk awalnya
tapi, jadi seekor kupu-kupu bukan berarti hidup abadi
kepompong hanya akan sedikit terhibur bila mati dalam bentuk yang lain
bukan, Ayah
mimpi ini bukan sekedar kepompong
yang puas hanya karena mati setelah bersayap
mimpi ini seperti drakula haus darah
yang tak akan berhenti menghisap sisa-sisa waktu
ia ingin terus terbang
tak peduli bila hanya malam kawannya
bila terang siang yang kan melahapnya
jadi puing debu

ini kali mungkin tak sedalam belati yang lalu
yang terlanjur tertancap habis
belukar ini mungkin masih muda
bila dicabut belum dalam akarnya
tapi itu cukup, Ayah
cukup untuk mereka melihat ada luka di sana
gradasi warna yang tak menyatu sempurna
tawa, kosong, lalu duka

ini kali aku tak mau lagi ada air mata
biar semua berakhir dalam tawa
kuusahakan
meski yatanya rasa jauh lebih berkuasa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar