mereka pikir aku pujangga, sayang.
aku belajar untuk menikahi syair dan puisi.
mereka kira aku penari.
melangkah di bait dan rima.
kau tahu, aku hanya ingin jadi petualang
yang tak harus takut tersesat
terseret bayangmu yang samar sekaligus tegas.
semua yang kutitipkan, dan kini jadi piutang
adalah rasa yang kelak kan kutagih darimu.
kau siap atau tidak,
itulah hutangmu dalam kehidupan ini.
mengajari aku agar tak selalu tersesat dalam pesonamu.
hutangmu -mencintaiku.
Sabtu, 26 Juli 2014
Rindu.
Rindu.
itulah yang mengandung tiap titik komaku.
saat ia terkunci, tak diijinkan keluar
anak kata yang dilahirkannya pun mati perlahan
menghirup sesaknya penyesalan.
Rindu.
ia yang membawaku ke titik awal.
saat terikat, bergerak pun tak mampu
ia membuatku tercekat di tengah jalan
rasa yang memudar membutakan mimpi.
Rindu.
adakah ia dalam tidurmu?
dalam jarak yang tak seberapa
ia bahkan tak mampu merengkuhmu
menarik kakimu, kembali padaku.
Langganan:
Postingan (Atom)