kumpulan puisi. penagakuan yang hanya dibagi kepada cermin.
Senin, 15 Juni 2015
Jangan Tutup Pintu
Ayah, tolong jangan tutup pintu!
Cukup aku yang kehujanan di luar rumah,
Mencari-cari jalan menyelinap dari jendela.
Ada satu jiwa, muda dan ingin tahu segala.
Ijinkan masuk.
Tak ada rugi.
Cukup aku di luar menanti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar