mereka pikir aku pujangga, sayang.
aku belajar untuk menikahi syair dan puisi.
mereka kira aku penari.
melangkah di bait dan rima.
kau tahu, aku hanya ingin jadi petualang
yang tak harus takut tersesat
terseret bayangmu yang samar sekaligus tegas.
semua yang kutitipkan, dan kini jadi piutang
adalah rasa yang kelak kan kutagih darimu.
kau siap atau tidak,
itulah hutangmu dalam kehidupan ini.
mengajari aku agar tak selalu tersesat dalam pesonamu.
hutangmu -mencintaiku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar