Aku melihat pelataran rumah-Mu di matanya.
Pantaskan seorang yang bahkan lebih rendah dari pelacur ini melenggang masuk lalu mempora-porandakan kristal-kristal-Mu?
meski yang coba kutawarkan adalah wewangian terbaik
tak ada yang lebih harum dari nama-Mu di matanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar