seperti akhir dua tokoh yang kutonton Sabtu malam
aku ingin berakhir dalam cinta
meski berarti semua cara logis untuk berakhir
adalah sia-sia.
aku ingin berakhir dalam warna biru
seperti langit yang kupotret hari Rabu.
lalu beristirahat dalam buku
seperti mimpi kecil yang mencari celah untuk tumbuh.
aku mau dilepas dengan tawa,
tak perlu isak sinetron yang berjuta episodenya.
aku mau pulang
dan hany pulang
jadi tak perlu kata perpisahan.
maka seperti wasiat kutulis puisi
yang bisu, hanya jika mereka mengenalku.
juga seperti wasiat kurangkai skenario
yang akan dirahasikan dalam peti mati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar